Diarsipkan di bawah: Tak Berkategori
Inovasi Pembelajaran
Teknologi informasi semakin maju pesat, lembaga pendidikan kian berlomba untuk memperbaiki kualitas out put yang dihasilkannya. Kinerja guru semakin tertantang dengan tuntutan yang semakin berat. Bayang-bayang profesionalisme dalam tugas dan inovasi-inovasi yang tak akan pernah berhenti mengharuskan guru tak hanya tinggal diam dan tenggelam ditelan kemajuan zaman yang serba digital. Kepekaan guru merespon kebutuhan siswa akan media belajar, teknik belajar dan strategi-strategi pembelajaran mutlak diperlukan.
SMP Negeri 2 Bandar yang terletak di Kecamatan Bandar, berusaha untuk selangkah lebih maju dan dinamis walaupun dengan segala keterbatasannya, dengan lokasi belajar yang serba minimal dalam media dan sumber daya manusianya.
Beberapa upaya untuk membuat inovasi dan terobosan metode pembelajaran dilakukan untuk mewujudkan misi dan visi sekolah. Segala sesuatu berawal dari kesulitan, tetapi bukan suatu hal yang mustahil, impian bisa diwujudkan. Semangat kebersamaan adalah kunci untuk menyingkirkan sikap skeptis, pesimistis menjadi optimis. Sarana belajar mulai dilengkapi dengan direhabnya gedung perpustakaan, yang berperan ganda sebagai ruang multimedia. Kapasitas ruang diperbesar untuk memungkinkan guru melakukan aktivitas belajar interaktif dengan memanfaatkan buku-buku koleksi perpustakaan dan memanfaatkan media pembelajaran melalui komputer dan televisi.
Multimedia disediakan untuk menumbuhkan rasa ketertarikan siswa dengan memberikan metode pembelajaran menyenangkan dengan berbagai teknik. Seperti pemanfaatan power point. Bulan September 2007 diadakan pelatihan power point pada seluruh guru dengan harapan guru dapat memanfaatkan media pembelajaran komputer untuk mengajar siswa. Bulan Agustus 2007 dikirim beberapa orang guru untuk mengikuti pelatihan sehari yang membahas media pembelajaran dengan menggunakan Flash Macromedia. Diharapkan guru yang diutus mewakili sekolah dapat menularkan ilmu yang diperoleh di lingkungan sekolah sehingga informasi yang diperoleh dapat dimanfaatkan oleh guru lain. Kemudian pada bulan April 2008 guru, TU dan pustakawan mengikuti pelatihan JARDIKNAS selama 3 hari.
Selain memaksimalkan fungsi ruang perpustakaan dan multimedia, sekolah mengusahakan keterampilan kecakapan hidup yang akan berguna setelah anak menyelesaikan masa sekolah dan terjun ke dunia masyarakat. Sekolah mengusahakan keterampilan menjahit dengan mendatangkan pelatih berpengalaman dari luar sekolah. Sekolah menyediakan beberapa unit alat/mesin jahit, bordir, mesin cetak sablon dan sebagainya.
Beberapa kendala memang dihadapi, tetapi segala sesuatu manuver inovasi disadari rentan terhadap resiko kegagalan. Itu adalah sesuatu yang harus dihadapi dan dibayar mahal untuk membuat suatu kemajuan, suatu hal yang baru.
Pada tahun yang lalu, 2006 dibangun studio musik dan melengkapinya dengan alat-alat musik. Semua itu bertujuan untuk memupuk bakat dan minat siswa terhadap musik dan ragam keterampilan atau kesenian yang lain. Beberapa materi ektrakurikuler digulirkan untuk memberi siswa pilihan berdasarkan minat dan bakatnya, seperti PMR, Pramuka, band, seni tari dan sebagainya.
Sekolah berusaha untuk dapat memberikan pelayanan maksimal dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Mulai bulan September 2007, dengan menggunakan chip yang khusus untuk berinternet, SMP Negeri 2 Bandar telah dapat menikmati berinteraksi di dunia maya dengan browsing internet. Beberapa bahan pembelajaran dapat dengan mudah diakses lewat internet. Seperti power point, contoh cerpen, berita aktual, dan berbagai game interaktif dapat dihadirkan untuk menambah daya tarik pembelajaran. Selain itu mulai April 2008, diluncurkannya weblog resmi sekolah, yaitu smpn2bandar.wordpress.com. Posisi sekolah yang berada di pegunungan tidak memungkinkan mempergunakan jaringan kabel telepon untuk berinternet. Dengan berani menempuh resiko, sekolah mencoba untuk dapat memanfaatkan peralatan yang dimiliki menembus dunia internet lewat sinyal satelit yang disediakan oleh ProXL dengan kartu chipnya.(SAIFUDDIN)